Sunday , February 18 2018
Home / Blog / Mengenal Jenis-Jenis Baju Fitness, Bahan, Fungsinya untuk Olahraga

Mengenal Jenis-Jenis Baju Fitness, Bahan, Fungsinya untuk Olahraga

Share this:
Baju Fitness - Hello Magazine
Baju Fitness – Hello Magazine

Baju yang kita pakai sehari-hari sejatinya tidak hanya berfungsi sebagai fesyen saja. Baju yang memiliki banyak model, pola, dan warna ini juga memiliki fungsi tambahan seperti melindungi tubuh dari cuaca, gesekan, dan sinar matahari yang menyengat saat siang hari.

Lebih lanjut, baju yang merupakan kebutuhan primer manusia ini juga memiliki fungsi sesuai dengan kegiatan yang kita lakukan. Misal saat olahraga kita memakai baju tertentu alih-alih baju formal yang kerap dipakai untuk pergi ke kantor.

Nah, untuk lebih mengenal baju untuk kegiatan olahraga kita akan membahas baju fitness dan baju untuk kegiatan olah tubuh lainnya. Sebagai pelengkap, kita juga akan membahas jenis, fungsi, dan bahan baku pembuatan sportwear tersebut.

Fungsi Utama Baju Fitness dan Olahraga

Baju Fitness - Shutterstock.com
Baju Fitness – Shutterstock.com

Seperti yang telah kita bahasa sebelumnya, baju tidak hanya dipakai untuk penunjang fesyen saja. Lebih dari itu, baju juga memiliki banyak manfaat khususnya baju olahraga yang akan kita bahasa pada artikel ini.
Untuk memulai diskusi tentang fungsi dari baju fitness dan baju olahraga lainnya, simak uraian di bawah ini.

1. Transportasi Panas

Baju untuk olahraga memiliki bahan khusus yang mampu membuat pemakainya merasa nyaman. Dengan rasa nyaman ini, aktivitas olahraga yang dilakukan bisa berjalan dengan lancar tanpa perlu khawatir kulit jadi panas, gatal, atau perasaan tidak nyaman lain saat memakainya.

Dari berbagai fungsi baju olahraga yang banyak dijual di pasaran, ada satu fungsi yang harus ada. Fungsi itu adalah transportasi panas layaknya konduktor atau isolator. Bahan yang digunakan untuk baju olahraga harus bisa menahan panas atau menyerap panas dari luar agar bermanfaat bagi pemakainya.

Beberapa bahan baju, nanti kita bahas pada poin selanjutnya, mampu menahan panas tubuh dari pemakainya. Baju ini biasanya cocok dipakai saat cuaca dingin atau salju kalau Anda berada di negeri 4 musim. Bahan baju akan menahan panas tubuh agar tidak keluar sehingga saat udara dingin datang, Anda tetap merasa hangat.

Berkebalikan dengan musim dingin, saat musim panas tiba atau saat Anda sedang berada di dalam ruangan, baju fitness akan memberi sensasi dingin. Panas tubuh yang berlebih akan dikeluarkan dengan mudah sehingga yang tersisa hanyalah kenyamanan dan kesejukan.

2. Transportasi Kelembaban

Saat berolahraga dengan intens tubuh akan berkeringat dan panas. Kalau baju yang Anda pakai menggunakan bahan biasa, tubuh akan merasa sangat gerah. Saat Anda merasa gerah, kelembapan antara baju dan tubuh sedang meningkat dengan tajam. Kalau Anda tidak segera ganti baju, konsentrasi olahraga bisa saja pecah.

Baju fitness dan olahraga biasanya secara khusus memiliki kemampuan untuk transportasi kelembapan ini. Saat kelembaban di dalam baju meningkat dengan tajam, serat-serat dalam baju akan secara otomatis membuang kelembaban itu keluar dalam bentuk suhu panas atau dalam bentuk air.

Baju yang mampu melakukan transportasi kelembaban ini biasanya mudah menyerap keringat berlebih. Saat baju menyentuh kulit yang berkeringat, serat akan menyerap keringat dengan cepat sehingga tubuh akan tetap kering dan Anda tidak akan mudah masuk angina meski tetap memakai baju pasca olahraga.

3. Anti-Bakteri

Melakukan olahraga akan membuat keringat Anda keluar dengan berlebihan. Dampaknya, sanitasi tubuh akan menurun kalau Anda tidak segera mandi atau membersihkan diri. Keringat juga kerap mengudang bakteri masuk dan membuat kulit jadi panas atau gatal kalau kulit Anda terlalu sensitif.

Read More :  Pusat Grosir Barang Murah Impor dari China

Saat Anda melakukan olahraga di luar ruangan seperti di lapangan, kemungkinan terkena bakteri juga menjadi besar. Kalau baju yang Anda pakai tidak menggunakan teknologi anti-bakteri, tubuh bisa diserang setelah melakukan olahraga. Dampaknya, Anda justru bisa terkena penyakit setelah berolahraga.

Untuk mengurangi risiko terkena kotoran, bakteri, terkena hujan, dan gangguan lainnya, Anda disarankan mengenakan baju olahraga dengan kemampuan anti-bakteri. Jika Anda sudah mengenakan baju ini, mau berolahraga di mana saja dan kapan saja tidak masalah.

Baju Fitness - Exercisewebstore.com
Baju Fitness – Exercisewebstore.com

4. Proteksi Sinar Ultraviolet

Selain mampu membuat tubuh selalu kering dan dingin/hangat saat berolahraga. Beberapa baju olahraga memiliki kemampuan untuk proteksi terhadap sinar ultraviolet. Baju jenis ini biasanya banyak digunakan untuk olahraga luar ruangan seperti atletik, sepak bola, voli, dan masih banyak lagi.

Degan proteksi sinari ultraviolet ini, tubuh akan selalu dingin saat berolahraga. Selain itu, kulit juga akan terjaga sehingga tidak akan menjadi terbakar. Beberapa orang yang menggunakan baju biasa biasanya kulit menjadi lebih gelap setelah berada di bawah terik matahari selama berhari-hari.

5. Menjaga Otot

Baju olahraga yang berjenis ketat seperti yang digunakan oleh pelari, perenang, atau olahraga yang intens menggunakan otot besar biasanya berfungsi untuk menjaga otot. Saat digunakan dengan sangat intens, otot akan menjadi cepat lelah sehingga kemungkinan cedera menjadi sangat besar.
Saat memakai baju yang ketat, bentuk dan posisi otot tidak akan bergeser karena kram. Jadi, sekeras apa pun gerakan yang dilakukan, atlet tidak akan cedera pada otot.

Oh ya, baju jenis ketat ini juga kerap digunakan saat fitness. Beberapa binaraga atau orang mengejar estetika bisanya melapisi tubuhnya dengan baju jenis ini (baselayer). Dengan baju ini, aktivitas angkat beban di tempat fitness bisa berjalan dengan lancar.

Jenis-Jenis Baju Fitness dan Olahraga

Baju Fitness - Aliexpress.com
Baju Fitness – Aliexpress.com

Setelah mengetahui fungsi baju olahraga dan fitness pada pembahasan sebelumnya, sekarang kita akan membahas jenis baju berdasarkan jenis olahraganya. Berikut jenis-jenis baju olahraga dan fitness itu selengkapnya.

1. Baju Olahraga Lapangan

Olahraga yang dilangsungkan di lapangan biasanya membuat pelakunya mudah sekali berkeringat dan kotor. Baju yang digunakan untuk jenis olahraga ini biasanya agak longgar agar sirkulasi udara mudah berjalan dengan baik dan bahan yang digunakan mampu menyerap keringat dengan cepat.

Beberapa olahraga seperti sepak bola, voli, tenis, dan bulu tangkis biasanya mengenakan baju jenis ini. Atlet yang mengenakan baju jenis ini tidak akan merasa tubuhnya jadi bahas karena bahan mudah menyerap keringat dan kering. Selain itu, tubuh pengguna juga jadi lebih dingin.

Spesifikasi baju olahraga lapangan selanjutnya selain mampu menyerap keringat dan memberikan efek dingin adalah tidak berat. Meski bahannya agak tebal, pemakai akan merasa seperti tidak mengenakannya. Jadi, baju olahraga seperti sudah menyatu dengan tubuh pemakaiannya.

2. Olahraga Jalur/Lari

Track sport atau olahraga jalur seperti lari atau ski biasanya memiliki tiga spesifikasi utama. Pertama, baju harus mampu menyirkulasi udara. Saat olahraga dilakukan pada suhu udara panas, tubuh akan menjadi sejuk. Selanjutnya kalau olahraga dilakukan pada suhu dingin tubuh akan tetap hangat.

Spesifikasi kedua dari baju untuk olahraga jalur ini adalah kemampuannya untuk mengurangi cedera otot. Baju jenis ini biasanya menempel dengan erat pada tubuh saat dipakai. Dengan keadaan ini, kemungkinan otot bergeser tidak akan terjadi karena tertarik serat baju.

Read More :  Learning How To Get Cheap Imported Products

Spesifikasi terakhir yang harus ada pada baju untuk olahraga jalur atau lari adalah kemampuannya untuk menyerap keringat dan mencegah keluarga keringat dengan berlebihan. Kalau keringat keluar dengan berlebihan, tubuh akan mengalami dehidrasi yang parah dan sangat berbahaya untuk atlet.

3. Baju Renang

Baju renang berbeda dengan baju olahraga lain yang harus memiliki kemampuan menyerap keringat dan mengatur kelembapan. Olahraga renang dilakukan di air sehingga bahan yang digunakan harus bisa beradaptasi dengan air dan juga dingin sehingga pemakai bisa mengenakan baju ini dalam jangka waktu lama.

Karena digunakan di dalam air, baju ini harus mampu membuat tubuh jadi tahan air. Baju renang harus membuat air tidak bisa masuk ke dalam tubuh sehingga tubuh menjadi kering dari awal hingga akhir. Jadi, meski Anda berada di dalam air selama beberapa jam, kulit tidak akan mengerut gara-gara terendam.

Selain kemampuan untuk menangkal air masuk ke dalam tubuh, baju harus mampu menahan suhu tubuh. Saat berada di dalam air, suhu tubuh biasanya akan ikut turun akibat air yang menjadi lingkungan sekitarnya memiliki suhu rendah. Dengan baju olahraga, suhu tubuh tidak akan keluar sehingga tetap hangat meski berada di dalam air yang dingin karena musim dingin.

4. Baju Skating

Baju yang digunakan untuk skating atau olahraga berjenis senam biasanya menggunakan baju olahraga yang tidak biasa. Ada beberapa komponen dasar yang harus dimiliki oleh baju skating atau senam agar nyaman dipakai dan mampu memaksimalkan fungsi tubuh saat berolahraga.

Baju olahraga ini bisanya memiliki kelenturan yang sangat tinggi. Pemakai baju olahraga ini bisa bergerak dengan bebas untuk melakukan gerakan-gerakan tertentu. Dengan kelenturan tinggi, pengguna tidak akan merasa terganggu seperti ada otot tertarik atau terlalu sesak sehingga tidak bisa dipakai dengan nyaman.

Selain elastis, baju olahraga jenis ini juga harus mampu mempertahankan bentuk tubuh. Beberapa olahraga tidak hanya menilai kemampuan dari atlet saja, tapi juga postur tubuh agar gerakan terlihat dengan sempurna. Kemampuan mempertahankan bentuk tubuh juga membantu otot untuk berfungsi secara maksimal sehingga meminimalkan cedera.

5. Baju Fitness

Secara garis besar, baju fitness memiliki kriteria yang sama seperti baju olahraga yang dibahas sebelumnya. Baju yang kerap dipakai sebagai baselayer ini memiliki kemampuan elastis yang cukup tinggi. Saat melakukan berbagai macam gerakan, baju tidak akan rusak atau mengganggu pergerakan sehingga form gerakan jadi tidak sempurna.

Dalam fitness, form gerakan menentukan keberhasilan dalam olahraga. Kalau gerakan tidak sempurna karena baju yang digunakan mengganggu ada dua kemungkinan yang akan terjadi. Pertama, target otot yang dilatih tidak akan berkembang dengan maksimal. Latihan keras yang dilakukan selama beberapa bulan akan sia-sia. Kedua, gerakan yang salah bisa memicu cedera otot atau kecelakaan saat berolahraga.

Angkat beban menggunakan plate atau beban besi yang sangat berat. Kalau sampai terjadi kecelakaan, tubuh bisa mengalami sakit hingga mengalami kematian. Jadi, baju fitness memiliki andil yang besar dalam menentukan keberhasilan dalam fitness atau tidak.

Selain elastisitas yang menentukan banyak hal, baju fitness yang dipakai juga harus mampu menyerap keringat dan juga menjaga kelembapan. Saat melakukan angkat beban keringat akan keluar dengan banyak seperti halnya melakukan olahraga jenis kardiovaskular seperti lari. Agar aktivitas di gym bisa berjalan dengan lancar, baju harus nyaman dan tidak bikin gerah.

Read More :  Cara Mengimport Barang China Murah Tanpa Harus Pergi Ke China

Bahan Baju Fitness dan Olahraga

Baju Fitness - Contrado
Baju Fitness – Contrado

Kain yang digunakan untuk membuat baju fitness dan olahraga terbuat dari bahan khusus. Ada baju yang terbuat dari bahan alami semisal serat tumbuhan dan ada yang terbuat dari serat buatan yang dibentuk dari beberapa bahan kimia.

Untuk mengetahui bahan apa saja yang digunakan untuk baju fitness dan olahraga, simak daftarnya di bawah ini.

1. Serat Bambu

Dalam beberapa tahun terakhir, serat bambu banyak digunakan untuk kaus dan celana. Bubur benang yang terbuat dari bambu dikenal sangat ringan, memiliki pori-pori uang banyak, dan mampu mengatur kelembapan pada tubuh saat dipakai dalam jangka waktu lama.

Serat bambu juga melindungi tubuh dari sinar ultraviolet dan juga mengurangi bakteri pada tubuh sehingga tidak bau. Kemampuan serat bambu yang hebat ini membuat produsen baju fitness hingga kasual menggunakannya sebagai bahan baku utama.

2. Katun

Bahan kedua yang banyak digunakan untuk baju olahraga atau fitness adalah katun. Bahan ini terbuat dari serat kapas yang adem saat mengenai kulit. Katun juga menyerap keringat dengan cepat sehingga menghindari timbulnya bau tidak sedap pasca olahraga dilakukan.

Oh ya, karena mudah menyerap keringat, kain jenis katun tidak direkomendasikan untuk dipakai untuk olahraga jenis kardiovaskular. Keringat yang mengalir deras akan membuat baju kelihatan basah dan susah kering.

3. Nylon

Bahan nylon masih banyak digunakan oleh produsen baju fitness dan olahraga. Bahan ini terbuat dari serat sintetis yang cukup elastis dan baik saat menyerap keringat. Saat ini nylon banyak digunakan untuk stocking atau baju dalam sejenis baselayer.

Baju yang terbuat dari bahan nylon juga tahan jamur karena air atau keringat yang diserap langsung diuapkan saat itu juga. Jadi, tubuh akan tetap kering meski keringat terus keluar.

4. Polyester

Polyester banyak digunakan menjadi baju olahraga khususnya kegiatan yang terlalu banyak menguras keringat seperti lari. Bahan ini dikenal awet, tidak mudah berkerut, ringan, dan memiliki banyak pori-pori sehingga saat dikenakan tidak menyebabkan gerah atau panas.

Polyetser membuat keringat yang keluar langsung masuk ke pori-pori lalu diuapkan dengan cepat. Kemampuan ini membuat pengguna tidak merasa basah dari awal hingga akhir. Lebih lanjut, bahan ini juga memantulkan sinar ultraviolet dari matahari.

5. Polypropylene

Polypropylene terbuat dari serat buatan sejenis plastik yang sama dengan polyester. Yang membedakan keduanya adalah, polypropylene memiliki kemampuan tahan air yang tinggi. Air tidak bisa tembus ke bagian dalam tubuh sehingga kerap digunakan untuk jenis olahraga di luar ruangan.

Meski bahan ini tahan air, pada bagian dalam baju justru menyerap keringat dengan kuat. Jadi, meski Anda berkeringat dengan banyak, bahan ini akan langsung menguapkan keringat sehingga bagian dalam yang bersentuhan dengan kulit tetap kering.

6. Spandex

Spandex adalah bahan baju fitness dan olahraga yang juga banyak digunakan oleh produsen. Pertama, bahan ini sangat elastis dan bisa menjadi lebih besar 6 kali dari ukuran awal. Bahan ini juga menempel dengan baik pada kulit sehingga tidak mengganggu pergerakan saat melakukan olahraga.

Bahan spandex memiliki pori-pori yang banyak sehingga sirkulasi udara di dalam akan terjadi dengan baik. Lebih lanjut bahan ini mampu mengatur kelembapan dan mudah kering saat terkena air.

Demikianlah uraian tentang baju fitness dan olahraga beserta fungsi dan bahannya. Semoga artikel di atas bermanfaat!

Share this:

Check Also

www.rinso.com

Cara Menjaga Celana Dalam Renda Tetap Awet

Celana dalam berenda mungkin cantik, tetapi cenderung rapuh. Desain celana dalam wanita renda memiliki banyak …

Jockey.com

Panduan Belanja: Mengenal Ragam Model Celana Dalam Wanita

Celana dalam sering tidak begitu diperhatikan oleh kaum hawa saat berbelanja pakaian, karena posisinya yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *