Wednesday , February 21 2018
Home / Blog / Cara Import Barang Dari Cina

Cara Import Barang Dari Cina

Share this:

Mengimpor barang dari luar negeri kerap dilakukan dalam jumlah besar atau grosir untuk kemudian dijual kembali. Salah satu negara asal impor yang banyak dipilih adalah Cina. Ini karena harga barang di Cina tergolong murah dan kualitasnya pun terbukti bagus.

Sehingga, pembelian grosir untuk dijual kembali akan dapat mendatangkan keuntungan yang besar. Banyak pebisnis importir dari Cina yang menekuni usaha ini dan menjadikannya sebagai mata pencaharian utama. Apabila kita ingin turut mencoba bisnis yang keuntungannya cukup menggiurkan ini, maka kita harus paham dulu bagaimana cara import barang terutama dari Cina.

Mengimpor barang tentu tidak sesederhana membeli barang dari website dalam negeri seperti yang biasa kita lakukan. Berikut adalah langkah-langkah dalam melakukan impor barang dan apa saja yang harus kita perhatikan agar proses impor berjalan sukses.

Cara Import Barang Pada Tahap Pertama

Sebelum mulai melakukan impor, cara import barang yang pertama adalah menentukan barang apa yang hendak dibeli dan supplier yang menyediakannya.

  1. Tentukan terlebih dahulu barang apa yang akan kita beli dan kemampuan finansial kita dalam membeli maksimal barang tersebut.
  2. Pastikan barang diperbolehkan untuk masuk ke Indonesia dan bukan termasuk barang yang terlarang.
  3. Ketahui juga berat barang karena dapat mempengaruhi harga jual di Indonesia nantinya.
  4. Kita juga sebaiknya sudah tahu pasar dari barang tersebut di Indonesia sehingga setibanya di alamat kita bisa segera dijual. Saat barang masih dalam perjalanan menuju Indonesia, kita sudah bisa menjualnya secara pre order atau membuka pesanan.
  5. Agar bisa berkomunikasi secara lancar dengan supplier, kuasailah bahasa Cina atau minimal bahasa Inggris. Supplier yang sudah biasa menjadi eksportir biasanya akan bisa berbahasa Inggris untuk berkomunikasi dengan pembeli dari luar negeri.
Read More :  Jasa Impor Barang Dari Cina Dan Jepang

Cara Import Barang Dari Cina Dengan Supplier

Jika telah menemukan supplier dan juga menentukan jenis barang yang akan dibeli, tahap selanjutnya dalam cara import barang adalah membeli barang tersebut dari supplier. Kita juga bisa melakukan nego harga.

  1. Tanyakan pada supplier berapa MOQ atau minimal jumlah barang yang bisa dipesan.
  2. Pada tahap ini kita bisa menawar harga agar lebih rendah terutama apabila kita membeli dalam jumlah grosir.
  3. Harga dari supplier umumnya adalah harga FOB atau Free On Board, yaitu sudah termasuk biaya kirim ke gudang yang terletak di kontainer pelabuhan.
  4. Jangan lupa untuk menanyakan pada supplier berapa berat barang dalam meter kubik karena ini penting untuk pengiriman nantinya.

Cara Import Barang Dari Cina Dengan Forwarding

Langkah selanjutnya dari cara import barang adalah memilih jasa forwarding barang yang telah terpercaya dan bisa diandalkan.

  1. Setelah menemukan agen forwarding terpercaya, katakan lokasi FOB yang telah disepakati bersama supplier. Apabila ternyata agen forwarding tidak bisa forward dari lokasi FOB tersebut maka kita harus mengeluarkan biaya ekstra untuk trucking dari lokasi FOB supplier ke lokasi FOB forwarding.
  2. Tanyalah pada agen forwarding berapa biaya total yang dibutuhkan mulai dari trucking sampai dengan door to door all service. Tanyakan juga berapa waktu yang dibutuhkan untuk barang sampai ke alamat yang kita berikan.
  3. Apabila selesai berurusan dengan agen forwarding, saatnya kita kembali pada supplier untuk membicarakan seputar term payment. Biasanya kita akan diperbolehkan membayar sebagian harga total terlebih dahulu dan sisanya dibayar saat barang telah tiba di lokasi FOB.
Read More :  Keuntungan Membeli Barang Di Grosir Barang Impor

Cara Import Barang Dari Cina Menjelang Keberangkatan

Setelah barang dibayar sebagian dan telah menemukan agen forwarding serta lokasi FOB yang ditentukan bersama, ini artinya cara import barang telah hampir selesai.

  1. Tukarlah info antara supplier serta forwarding menjelang pengiriman barang ke Indonesia. Pihak forwarding bisa melakukan cross check ke supplier dan juga sebaliknya.
  2. Paket menuju lokasi FOB biasanya akan menjalani timbang ulang guna memastikan beratnya sama seperti yang diinformasikan supplier.
  3. Pada tahap ini kita akan melunasi sisa pembayaran barang.
  4. Saat paket sudah sampai di pelabuhan, kita bisa meminta bukti foto kedatangan barang.
  5. Pada tahap ini proses impor telah mendekati akhir dan kita cukup menunggu sampai barang tiba di depan rumah kita.

Cara Import Barang dan Memasarkannya di Indonesia

Memasarkan barang import di Indonesia bisa melalui online seperti media sosial, website hingga marketplace ataupun dipasarkan secara offline. Dengan cara import barang yang cukup rumit dan panjang di atas, sebaiknya kita telah menemukan pasar yang tepat untuk barang saat sudah ada di Indonesia. Kita bisa menjual barang dengan sistem per order atau memesan saat barang belum tiba di Indonesia.

Saat barang sudah sampai di Indonesia, kita cukup melakukan pengiriman pada pembeli yang sudah memesan sebelumnya. Cara ini banyak dilakukan oleh pebisnis barang impor. Pembayaran dari pembeli bisa dilakukan secara DP sebesar lima puluh persen dari harga barang.

Read More :  Kiat-Kiat Menjadi Reseller Barang Murah untuk Omzet Berlimpah

Dengan cara ini, modal berjualan barang impor bisa kita tutup separuhnya dari pembayaran DP pembeli. Demikian adalah rangkaian cara import barang yang bisa kita praktekkan sebagai bisnis menguntungkan. Semoga bermanfaat.

Share this:

Check Also

www.caradesain.com

Ide Model Ubin Granit untuk Lantai Ruang Tamu

Granit adalah salah satu bahan terbaik untuk lantai ubin. Selain kuat, model granit untuk lantai …

Ide Gaya Romantis dengan Baju dan Celana Dalam

Pakaian dalam menarik, terutama paduan bra dan celana dalam wanita yang disukai pria, bisa menambah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *